Minggu, 04 Maret 2012

menerima kau pergi

acha dan irwansyah
 
ku punya rasa tak terungkapkan
hanya dalam memori hati dan benak ku simpan
berat menerima kau pergi
tanpa alasan juga kau buat aku bertanya

beribu senandung yang kunyanyikan
pelipur lara basuhkan dahaganya sukaku
kata termanis hanya untuk dia
kekasih sepanjang hidup
ku masih merindukannya

apakah ku amat berarti di mata engkau
telah ku ukir wajahmu lama dalam hati aku
namun kau hilang dan takkan kembali juga
ku merasa sepi ku sendiri

beribu senandung yang kunyanyikan
pelipur lara dahaganya sukaku
kata termanis hanya untuk kekasihku
ku masih merindukannya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar